Pages

Subscribe:

Sabtu, 08 September 2012

Synesthesia

Pernahkah terbayangkan oleh kamu, kira-kira gimana ya warna dari nada A atau C atau Cminor. atau mungkin warna dari klakson mobil, warna dari tuts piano yang di tekan. selama ini yang kita tahu suara hanya bisa di dengar, tapi tahukah kamu bahwa ada suatu kelainan yang di sebut Synesthesia.

Synesthesia bukan hanya melihat warna dari suara, tapi banyak lagi. berikut adalah beberapa ulasan yang telah saya kumpulkan dari berbagai sumber.


Jika seseorang mengatakan, minuman anggur rasanya persegi, angka lima kenyal seperti permen karet, hari Senin warnanya biru, atau nada-nada musik terlihat terbang di dalam ruangan. Paling-paling kita mengatakan, orang tersebut adalah pengkhayal, pecandu ganja atau obat bius LSD atau bahkan orang yang tidak waras. Padahal, menurut penelitian para psikolog atau psikiater, satu dari setiap dua ribu orang, mengalami campuran persepsi semacam itu.

Orang-orang yang dapat melihat warna hari tertentu, atau merasakan keras atau lembeknya angka tertentu, digolongkan mengidap kelainan Sinesthesia. Sebetulnya fenomena kejiwaan ini sudah ditulis secara ilmiah sejak 300 tahun lalu. Ditulis, pada abad ke 17 ada seorang tuna netra yang menyatakan mampu mendengar penyakit cacar air, yakni seperti bunyi terompet. Akan tetapi, hingga akhir abad ke 19, tidak ada penelitian sistematis mengenai sinesthesia. Baru pada tahun 1883 ilmuwan Inggris, Francis Galton, melakukan penelitian dengan membandingkan persepsi para sinesthetiker yakni pengidap sinesthesia.

Galton menarik kesimpulan, bentuk sinesthesia paling umum, adalah fenomena mendengar warna. Memang kedengarannya amat janggal, warna dapat didengar. Hasil penelitian Galton cukup lama terlupakan dari khasanah ilmu pengetahuan. Akan tetapi di akhir tahun 70-an, sinesthesia ibaratnya ditemukan kembali oleh Dr, Richard Cytowic, pakar ilmu saraf dan peneliti otak terkemuka, pendiri rumah sakit Capitol Neurology di AS.

Kasus sinesthesia pertamanya ditemukan secara tidak sengaja, pada tahun 1979. Ketika makan malam dengan seorang temannya, ia mendengar komentar, rasa ayamnya kurang banyak titiknya.Sebagai seorang dokter ahli saraf, Cytowic langsung bereaksi, dengan menanyai lebih jauh temannya tersebut. Dengan malu-malu, temannya mengakui, ia memiliki persepsi bentuk pada rasa makanan. Misalnya saja, ayam yang enak rasanya bentuknya terdiri dari banyak titik. Temannya juga mengeluh, banyak yang menyangka ia gila atau kecanduan narkoba, karena persepsinya yang tidak lazim itu. Ketika ditanyai lebih lanjut, temannya mengatakan ia merasakan persepsi bentuk dari rasa dimanapun ia makan. Ternyata kelainan itu sudah diidapnya sejak lahir. 

Temannya juga mengeluh, tidak ada satupun dokter menganggap fenomena itu sebagai penyakit. Dr.Cytowic langsung teringat pada penelitian Galton mengenai gejala sinethesia. Ketika temannya diberitahu, bahwa ia tidak sendirian, karena cukup banyak yang mengidap kelainan tsb, barulah temannya merasa lega.

Cytowic mengatakan, ada orang yang memiliki persepsi angka lima kenyal seperti karet, atau musik karya Beethoven rasanya asin, atau masakan yang enak bentuknya persegi dan rangkaian kesan lainnya, yang bagi orang normal terdengar aneh.






Wanita mayoritas penderita

Penelitian lebih lanjut menunjukan, sekitar 90 persen penderita kelainan persepsi sinesthesia adalah wanita. Para peneliti juga menduga, sinethesia adalah penyakit keturunan, akibat kelainan pada kromosom X. Itulah sebabnya, mayoritas penderitanya adalah wanita. Selain itu, kebanyakan wanita pengidap sinesthesia tergolong cerdas dan kidal.

Pengidap sinethesia tidak sakit jiwa, hanya saja memiliki kelainan, berupa tercampurnya persepsi pancaindera. Para sinesthetiker ibaratnya menangkap persepsi lingkungan lebih luas ketimbang orang normal. Kesan yang ditimbulkan dari pencerapan informasi, diolah dalam spektrum kemungkinan yang lebih lebar. Mereka hidup dalam dunia yang lebih beraneka warna ketimbang orang normal. Tidak adanya sebagian pemisah persepsi pancaindera itulah, yang diduga memunculkan gambaran ganjil tersebut. 

Persepsi pancaindera menjadi bercampur aduk, sehingga muncul gambaran, kue yang enak itu rasanya segiempat, atau angka lima itu empuk dan musik rock warnanya merah. Untuk mengerti lebih jauh fenomena sinethesia tersebut, bagian psikologi dan psikiatri sekolah tinggi kedokteran di Hannover Jerman, melakukan penelitian terhadap sekitar 40 pengidap sinesthesia.

Mula-mula gelombang otaknya direkam dan dibandingkan dengan manusia normal. Dari situ saja sudah terlihat, kurva gelombang otak pengidap sinesthesia berbeda sangat signifikan dengan kurva gelombang otak manusia normal. Penelitian yang dipimpin prof.Hinderk Emrich itu, juga menanyai responden penelitian menyangkut pengalaman mereka. Para sinesthetiker secara konsisten menunjukan persepsi yang tetap. Jika seorang penderita sinesthesia menggambarkan hari Senin dengan warna biru misalnya, bagi mereka setiap hari Senin warnanya biru. Warna ini tidak muncul di depan matanya, akan tetapi terpatri di dalam pancainderanya. Prof.Emrich mengharapkan, fenomena ini dapat menjadi kunci, bagi pengertian mekanisme yang bertanggung jawab atas kesatuan pancaindera manusia.


Mungkin ini adalah salah satu keanehan yang ingin saya miliki *true story


mau tahu lebih lengkap mengenai synesthesia ? kamu bisa lihat langsung di web nya yaitu http://synesthesia.info/.

Seperti biasa untuk menutup akan ada video,







Jumat, 31 Agustus 2012

Etnis Keturunan (Kwik Kian Gie)

Yang membuat profil ini bukanlah Kwik Kian Gie (KKG) sendiri, tetapi disiapkan olef staf KKG yang mengumpulkan data dari berbagai sumber.
KKG dilahirkan pada bulan Januari tahun 1935 di kota sangat kecil, Juwana, di Kabupaten Pati, Jawa Tengah.
Setelah menamatkan pendidikan SMA-nya, KKG melanjutkan studinya di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia selama setahun untuk tingkat persiapan. Kemudian di tahun 1956, beliau melanjutkan studi pada Nederlandsche Economiche Hogeschool, Rotterdam, Belanda (1956-1963).

Tahun 1963-1964 KKG bekerja sebagai asisten atase kebudayaan dan penerangan pada Kedutaan Besar RI di Den Haag. Setahun kemudian menjadi Direktur Nederlands-Indonesische Goederen Associatie (1964-1965), yang bubar sebelum operasional. Lima tahun selanjutnya menjadi Direktur NV Handelsonderneming “IPILO Amsterdam”.

Di tahun 1970 KKG kembali ke tanah air. Selama setahun ia sempat menganggur. Di tahun 1971, beliau terjun ke dunia bisnis; bersama-sama dengan Ferry Sonneville dan Dr. Indra Hattari beserta kawan-kawan lainnya, dia mendirikan PT Indonesian Financing & Investment Company. Perusahaan ini adalah lembaga keuangan non bank yang pertama berdiri di Indonesia. Ketika itu perusahaan tersebut didirikan tanpa izin, karena pemerintah belum mempunyai peraturan tentang organisasi usaha semacam ini.

Setelah itu beliau terlibat dalam pendirian dan pengurusan berbagai perusahaan, selalu bersama-sama dengan rekan-rekannya, antara lain PT Altron Panorama Electronic, PT Jasa Dharma Utama, PT Cengkih Zanzibar, dan PT ABN Amro Finance.

Sejak duduk di bangku SMA, beliau sudah mengetahui apa yang dikehendaki dalam hidup. Dalam wawancaranya kepada media tertentu KKG mengatakan bahwa sejak di bangku SMA beliau merasa bahwa kehadirannya di dunia hanya berarti kalau karyanya bermanfaat buat orang banyak. Perwujudan yang konkret ialah kalau beliau berhasil ikut serta dalam penyelenggaraan negara dan/atau pendidikan. Di tahun 1954 beliau mendirikan SMA Erlangga di Surabaya, dan beliau menjadi murid kelas 3 SMA tersebut, yang lulus di tahun1955. Di tahun 1968 menjadi anggota pengurus Yayasan Trisakti sampai sekarang. Di tahun 1982 bersama-sama dengan Prof. Panglaykim mendirikan sekolah MBA yang pertama di Indonesia, yaitu Institut Manejemen Prasetya Mulya. Di tahun 1987 bersama-sama dengan Djoenaedi Joesoef dan Kaharuddin Ongko mendirikan Institut Bisnis dan Infomatika Indonesia (IBII).

Dalam bidang penyelenggaraan negara KKG mulai karirnya sebagai staf lokal pada KBRI di Den Haag yang mempekerjakannya sebagai Asisten Atase Kebudayaan dan Penerangan.

Sekembalinya di tanah air, beliau menggeluti dunia bisnis, sambil sudah menulis di berbagai media massa tentang ekonomi dan politik. Di tahun 1987 beliau bergabung dengan Partai Demokrasi Indonesia yang ketika itu Ketua Umumnya Drs. Soerjadi. Dalam tahun yang sama dia mewakili PDI sebagai anggota Badan Pekerja MPR.

Ketika Megawati Soekarnoputri menjadi Ketua Umum PDI yang berubah nama menjadi PDI Perjuangan, KKG menduduki jabatan Ketua DPP merangkap Ketua Badan Penelitan dan Pengembangan di dalam PDI.
Sebagai kader PDI Perjuangan, KKG menjadi Wakil Ketua MPR RI, Menko EKUIN, Anggota Komisi IX DPR RI dan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas. Untuk semua karyanya, KKG memperoleh penghargaan Bintang Mahaputra Adipradana RI.
Sejak tahun 1980 KKG sangat aktif menulis di berbagai media massa, memberikan paparan dalam berbagai seminar dan talk shows di televisi.
Melalui Blog ini KKG menggunakan teknologi kontemporer untuk tetap memberikan sumbangsih pikirannya kepada masyarakat dan bangsa.


Sumber : www.kwikkiangie.com 





Seperti biasa untuk menutup tulisan kali ini ada sebuah video mengenai Bapak Kwik Kian Gie

Senin, 27 Agustus 2012

Epic Video

Berikut ada sebuah video yang sangat epic menurut saya.








 Kalau yang ini epic fail










Berikut kategori epic politik










Kamis, 23 Agustus 2012

Ini yang termasuk ke dalam video epic di tahun 2012.
Tanya kenapa?

Video di atas menurut saya, sudah mengalahkan video standup comedy baik lokal maupun mancanegara yang ada di youtube.

Gambar di atas adalah deskripsi mengenai video di atas.
Lalu siapakah tokoh masyarakat yang ada di video di atas?

Nama Lengkap: Dr.-Ing. H. Fauzi Bowo
Nama Populer: Fauzi Bowo (Foke)
Tanggal Lahir: 10 April 1948
Tempat Lahir: Jakarta Indonesia
Agama: Islam
Profesi: Politikus
Jabatan: Gubernur DKI Jakarta ke-13 (2007-2012)

Banyak sekali fenomena yang berkaitan dengan tokoh tersebut, dari tuduhan politik SARA, black campaign dsb.
Yang terakhir kali ada fenomena yang dituduhkan terkait kampanye untuk Pilkada DKI putaran kedua
Berikut fenomena tersebut,


1. Cideng (Terbakar 22/8/)
Jml suara Foke: 26,07%
Jml suara Jokowi: 55,26 %

2. Kapuk Muara (terbakar 22/8)
suara Foke: 25,02%.
suara Jokowi: 62,49%.

3. Karet Tengsin (terbakar 16/8)
suara Foke: 36,01%
suara Jokowi: 39,36%

4. Pdk Bambu (terbakar 15/8)
suara Foke: 35,66%
suara Jokowi: 39,14%.

5. Glodok (terbakar 12/8)
suara Foke: 16,63%
suara Jokowi: 77,30%.

6. Pekojan (terbakar 8/8)
suara Foke: 26,73%
suara Jokowi: 61,35%.

7. Pinangsia (terbakar 12/08)
suara Foke: 33,02%
suara Jokowi: 56,45%
sumber:http://jakarta.tribunnews.com/2012/08/22/teror-kebakaran-berakhir-saat-jokowi-jadi-gubernur
Berikut ada analisis yang saya tidak tahu kebenarannya dan kita perlu koreksi bersama,

 

Rudi Valinka ‏@kurawa
Aneh yah banyak kebakaran di jakarta? ada mafia khusus utk pembakaran wilayah2 padat penduduk dengan berbagai motif. Mau tau caranya ?


Customer2 yg minta daerah padat dibakar itu motifnya mayoritas krn bisnis kadang2 bisa juga karena politik. Motif bisnis karena ada pengembang2 yang berminat utk membeli tanah disekitar kebakaran dgn harga yg lebih murah dibanding dgn pembebasan. Warga korban yg mayoritas mempunyai kemampuan ekonomi terbatas akan terpaksa menjual tanah yg dimiliki krn dalam posisi yg terdesak. Sementara utk motif politik, banyak terjadi saat musim pemilu/pilkada. Ada pihak yg merasa daerah tsb menjadi kantung suara calon tertentu


Bumi hangus adalah cara efektif utk mengurangi perolehan suara calon tertentu di daerah tersebut. Bagaimana cara mafia ini bekerja utk proses "pembangkaran" wilayah2 yg telah ditentukan? Mereka mengirim sekitar 10-20 orang yang tidak saling mengenal satu sama lainnya utk survey lokasi dgn memperhatikan kondisi lapangan. Orang-orang ini biasanya mengontrak atau kos di lokasi yg telah ditentukan dengan masa waktu minimal sebulanRata-rata honor yg diberikan kepada orang2 ini dikisaran 100 ribu/hari dan jika selesai proyek ada succes fee


komando utk eksekusi pembakaran dilakukan jika tim menyatakan kondisi kondusif dan biasanya dilakukan saat malam hari. Jerigen2 bensin yg sudah disiapkan plus lilin + lampu tempel merupakan senjata standar yg dimiliki oleh orang2 ini. Setelah eksekusi pembakaran selesai dilakukan tim ini akan segera menghilang dari lokasi kebakaran secepatnya..
Ingat saya bilang ini pola kerja Mafia, bukan kebakaran yg terjadi karena kelalaian biasa. Bagaimana antisipasinya?

 

Utk kawasan padat penduduk selalu perhatikan pendatang2 yg hendak kontrak atau sewa kos. Minta KTP tanya apa kerjanya dimana? Rata-rata tim pembakaran ini datang di lokasi ada jedah waktu 1-3 hari. Jika disaat itu sdh dipastikan ada gerakan ini segera awasi ketat

Percaya atau tidak percaya info ini anda bisa evaluasi lagi dgn kebakaran yg sering terjadi di DKI akhir2 ini. Semoga bermanfaat tweeps!

Sumber : http://chirpstory.com/li/16841

Saya tidak tahu hal yang disangkakan benar/salah, semoga hal tersebut tidak benar karena 
demokrasi itu dari rakyat oleh rakyat dan untuk rakyat.

Untuk menutup tulisan saya ini, ada sebuah video untuk anda semua.






Senin, 20 Agustus 2012

First Step

Assalamu'alaikum wr wb

Blog ini saya buat untuk beberapa tujuan, diantaranya :
  1. Menyelesaikan tugas sekolah dalam hal ini TIK
  2. Saling berbagi cara berpikir mengenai sesuatu
  3. Saling berbagi ilmu dalam bidang apapun
Semoga semua yang ada di blog ini bermanfaat bagi nusa, bangsa, dan agama.
Terima kasih 

Wassalamu'alaikum wr wb